Pemerintah Filipina Dan Kelompok MILF Berunding Di Malaysia

Posted on Juli 16, 2008. Filed under: Politik |

 16 Juli 2008 | 16:09 WIB

Manila ( Berita ) : Para perunding pemerintah Filipina dan kelompok gerilyawan Muslim MILF mulai melakukan perundingan dua hari di Malaysia, Rabu [16/07] dalam usaha  menyelesaikan pertikaian  yang menghambat perundingan perdamaian resmi selama berbulan-bulan.

Front Pembebasan Islam Moro (MILF) mengatakan pertemuan 16-17 Juli di Kuala Lumpur itu akan dipusatkan pada masalah-masalah  yang mengganjal menyangkut  daerah wewenang leluhur atau daerah-daerah yang akan menjadi tanah air Muslim yang diusulkan di wilayah Mindanao, Filipina selatan.

 Tim-tim perdamaian  pemerintah dan MILF gagal mencapai kata sepakat  mengenai luas dari daerah otonomi yang diusulkan itu, yang mengakibatkan terhentinya perundingan-perundingan perdamaian resmi sejak Desember 2007.

  Dalam sebuah penyataan , MILF mengatakan ketua tim perunding MILF Mohagher Iqbal dan ketua tim perunding pemerintah Rodolfo Garcia sedang menuju Kuala Lumpur.

  Kedua pihak telah menghabiskan waktu tiga tahun tujuh bulan  dalam perundingan mereka menyangkut daerah wewenang leluhur dan satu penyelesaian masih terkatung-katung,” kata pernyataan itu.

  MILF menyatakan apabila masalah daerah kekuasaan leluhur telah diselesaikan, kedua pihak akan membicarakan masalah-masalah lain yang diperlukan bagi satu perjanjian perdamaian yang luas.

  MILF adalah kelompok gerilyawan Muslim terbesar yang berjuang untuk mendirikan sebuah negara Islam di Mindanao sejak tahun 1978.

  Pertemuan itu diselenggarakan di tengah-tengah kekuatiran  meningkatnya permusuhan antara militer dan MILF di Mindanao, di mana pertempuran secara sporadis meletus antara dua pasukan bulan lalu.

  Pada hari Selasa, pasukan keamanan pemerintah dan gerilyawan MILF terlibat baku tembak di kota Aleosan , provinsi Cotabato Utara, yang memaksa  ratusan warga sipil melarikan diri dari rumah mereka.

Jurubicara  angkatan darat Letkol Julieto Ando mengatakan  permusuhan itu timbul kembali ketika para gerilyawan MILF  menyerang para petani di desa Bagulibas. ( ant/dpa )

 

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: