Tukang Deres Ditembak Perampok

Posted on Februari 26, 2009. Filed under: Kriminal |

 
Idi Rayeuk, Acheh Timur

Kawananan perampok bersenjata api (bersenpi) kembali beraksi. Kali ini yang menjadi korbannya adalah Basuki bin Sairan (32) warga Desa Alue Ie Itam Kecamatan Indra Makmur Aceh Timur.
Korban yang sehari-hari diketahui bekerja sebagai penderes getah tersebut mengalami luka tembak pada bagian kaki kiri akibat ditembak pelaku, Senin (23/2) sekitar pukul 22.00 WIB.
Selain mengalami luka tembak, korban juga kehilangan satu unit sepeda motor yang dibawa kabur oleh kawanan bersenpi itu.
Hingga kini korban masih terbaring di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa setelah sebelumnya sempat dirawat RSUD Idi.
Demikian dikatakan Waka Polres Aceh Timur, Kompol Junaidi kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (24/2).

Dikatakan, kejadian berawal dari tiga perampok menggunakan sebo dan mengendarai sepeda motor mendatangi rumah korban sekitar pukul 21.30 WIB.
Pada malam kejadian tersebut, korban sedang menonton TV bersama keluaraganya dan tiba-tiba pintu rumah digedor. Tanpa menaruh curiga korban langsung membuka pintu.
Saat pintu terbuka, dua di antara pelaku langsung masuk ke ruang tamu, sedangkan seorang lagi langsung pergi mengendarai sepeda motor.
Tanpa diduga kedua pelaku tersebut berubah menjadi beringas dan menodongkan senjata laras panjang jenis AK-47 ke arah korban sembari memintanya untuk menyerahkan sejumlah uang dan telepon selular dan perhiasan.

Karena korban melawan, akhirnya pelaku menembak kakinya hingga terjatuh ke lantai. Lalu pelaku meminta istri korban untuk menyerahkan kunci kendaraan yang baru beberapa hari dibeli.
Karena diancam bunuh, sepeda motor yang diminta segera diserahkan kepada pelaku. Setelah permintaannya dipenuhi, kedua pelaku langsung kabur.
Pihak kepolsian yang menerima laporan dari masyarakat, segera turun ke TKP, namun pelaku sudah menghilangkan jejak.

Meskipun demikian, aparat kepolisian terus melakukan penyisiran dan di lokasi kejadian ditemukan barang bukti (BB) berupa sebutir peluru jenis AK-47 dan sebuah selongsong yang diperkirakan jatuh dari senjata pelaku saat penembakan terhadap korban.

Todong

Sementara di Desa Beurandang Kecamatan Ranto Peureulak, perampok bersenjata jenis FN dengan mengendarai sepeda motor melakukan penodongan terhadap Basuki bin Sunarki (24) warga Desa Alur Dua, Selasa (24/2) sekitar pukul 09.00 WIB.

Akibatnya, korban yang berprofesi sebagai pedagang telepon selular itu mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp 7.000.000 berikut sejumlah voucher pulsa dan handphone.
Kejadian bermula ketika korban dalam perjalanan pulang dari tokonya di kawasan Ranto Panjang Peureulak.
Setiba di kawasan Desa Beurandang dibuntuti dua pengendara sepeda motor dan langsung menghadang korban dengan mengacungkan pistol sembari meminta sejumlah uang dan barang berharga lainnya.

Korban tidak berani memberikan perlawanan karena diancam akan dibunuh, sehingga seluruh harta bendanya disikat.
Kejadian yang dialaminya segera dilaporkan korban ke Polsek setempat dan sejumlah polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku, namun hingga kini identitas pelaku belum terungkap.

“Kita akan terus memburu pelaku perampokan itu. Untuk keberhasilan polisi diharapkan kepada masyarakat agar memberikan informasi secepatnya bila mengetahui terjadi tindakan kriminal,” harapnya. (dir)

Sumber : Harian Analisa

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: